Kabar duka datang dari keluarga besar Tapak Suci Putera Muhammadiyah. Kamis (27/2/2014) sosok pendekar yang juga merupakan salah satu pendiri Perguruan Seni Beladiri Indonesia Tapak Suci Putera Muhammadiyah (TSPM) meninggal dunia. Beliau Adalah Bapak Pendekar Besar M. Rustam Djundab, salah satu personil Pimpinan Pusat tapak Suci Putera Muhammadiyah.
Di jejaring sosial kabar tersebut banyak diposting oleh para aktivis Tapak Suci Putera Muhammadiyah. Terungkap dari sana bahwa kepulangan sosok sentral dalam pengembangan keilmuan Tapak Suci Putera Muhammadiyah ini tepatnya hari kamis, 27 Februari 2014 di Rumah Sakit PANTI RAPIH.
Jenazah direncanakan akan diberangkatkan dari rumah duka Gejayan ke Masjid Besar Kauman hari Jumat, 28 Februari 2014 Pukul 10.00 WIB dan dilanjutkan ke makam Karang Kajen Ba’da shalat Jum’at atau sekitar pukul 13.00 WIB.

Sedikit mengulas sejarah, Pendekar Besar M Rustam Djundab merupakan salah satu pendiri Tapak Suci dan menjadi bagian penting Tapak Suci semasa lahirnya. Beliau dipercaya oleh kalangan Tua, dalam hal ini Pendekar Besar M Wahib melalui gagasan Pendekar Besar Barie Irsjad yang saat itu membentu dua Tim kelahiran Tapak Suci. Kedua tim tersebut adalah Tim Perguruan yang diketuai oleh almarhum Pendekar Besar Rustam Djundab serta Tim Organisasi yang diketuai oleh Irfan Hadjam.
Nama Tapak Suci ditentukan oleh alm. Pendekar Besar Moh. Barie Irsjad, alm. Moh. Rustam Djundab dan Pendekar Besar Moh. Djakfal Kusuma. Dengan memakai dasar-dasar perguruan Cikauman. Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga dikonsep oleh alm. Moh. Rustam Djundab, P. Br.,  do’a dan ikrar disusun oleh Moh. Djarnawi Hadikusuma, P. Br.,  lambang perguruan diciptakan oleh Moh. Fahmie Ishom, lambang anggota diciptakan oleh Suharto Suja’, lambang Regu Inti “Kosegu” diciptakan oleh A. Ajib Hamzah. Bentuk dan warna pakaian dirancang oleh Moh. Zundar dan Anis Susanto.
Akhirnya, Perguruan Tapak Suci Putera Muhammadiyah kini tersebar dan berkembang pesat di seluruh Indonesia dan Luar Negeri, merupakan perguruan silat besar yang ada hingga saat ni. Semoga kita tidak melupakan jasa-jasa besar serta peran dari Pendekar Besar M. Rustam Djundab, terlebih lagi Pendekar Besar Moh. Barie Irsjad yang pada tanggal 11 September 2002 terlebih dahulu telah berpulang ke Rahmatullah. Innaa Lillahi Wainnaa Ilaihi Raaji’un.

0 komentar:

Posting Komentar

untuk ingin mengetahui lebih detail informasi tentang Tapak suci UMY baik mengenai cara bergabung di UKM, jadwal latihan dan kegiatan tapak suci UMY. silahkan menghubungi 081228023282 A/N Addin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Total Kunjungan

buku tamu

Arsip Blog

Follow by Email